Apakah Penyakit Gonore Bisa Hamil ? Dan Cara Menyembuhkanya

https://denaturealamisehat.blogspot.com/ – Penyakit menular seksual gonore dapat memengaruhi kehamilan dan bayi yang baru lahir. Tapi tidak perlu khawatir, karena gonore dapat ditangani.

Gonore adalah penyakit menular yang paling sering ditularkan melalui kontak seksual vaginal, anal, atau oral dengan orang yang terinfeksi. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Bakteri N. gonorrhoeae dapat hidup dan berkembang di saluran reproduksi yang hangat dan lembap, seperti leher rahim, uterus (rahim), dan tuba falopi (saluran telur) pada wanita. Bakteri tersebut juga bisa berkembang di uretra (saluran yang membawa urine dari kandung kemih keluar tubuh) pada wanita maupun pria, mulut, tenggorokan, dan anus.

Apakah Penyakit Gonore Bisa Hamil ?  Simak Penjelasanya

Apakah Penyakit Gonore Bisa Hamil ?

Dr. Annisa Auli Adjani – Kemungkinan hamil pada penderita gonore , Infeksi ini dapat menyerang leher rahim, mulut rahim, saluran kemih, mata hingga tenggorokan. Gonore ditularkan melalui kontak langsung hubungan seksual. Namun, pada ibu yang menderita gonore bisa menularkan kepada bayinya.

Sebaiknya jangan melakukan hubungan badan hingga pengobatan tuntas dan lakukan pemeriksaan juga pada pasangan seksual saat ini untuk mencegah efek pingpong. Apabila sudah dikatakan tuntas berobat artinya sudah tidak lagi ditemukan kuman gonore tersebut sehingga aman untuk berhubungan seksual nantinya. Beberapa tips untuk mencegah terjadinya infeksi menular seksual :

  • Tidak berganti pasangan seksual
  • Lakukan hubungan seksual yang sehat dan bertanggung jawab
  • Gunakan pengaman

Sebaiknya, konsultasikan keluhan Anda ke dokter terdekat. Anda mungkin juga harus melakukan pemeriksaan apabila diperlukan.

Bahaya Gonore pada Kehamilan

Ibu yang sedang hamil bisa tidak tahu jika dia telah terinfeksi gonore. Ini karena gejala penyakit gonore pada ibu hamil kebanyakan tidak spesifik. Kalau pun ada, gejalanya bisa mirip seperti keluhan yang dapat terjadi dalam kehamilan biasa, seperti keputihan, perdarahan, atau muncul bercak darah pada vagina.

Jika gonore pada ibu hamil tidak segera diobati, berbagai komplikasi kehamilan akan muncul. Misalnya, kemungkinan keguguran, persalinan prematur, air ketuban pecah sebelum waktunya, infeksi pada lapisan dinding dalam rahim (endometritis), dan kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

Selain itu, infeksi gonore juga membuat ibu hamil lebih rentan terserang HIV dan beberapa infeksi menular seksual (IMS) lainnya, serta meningkatkan risiko terkena infeksi rahim setelah melahirkan.

Bahaya Gonore pada Bayi Baru Lahir

Wanita yang sedang hamil dan menderita gonore dapat menularkan infeksi pada bayinya selama persalinan. Ini terjadi ketika bayi bersentuhan dengan cairan kelamin ibu. Gejala penyakit gonore pada bayi yang terinfeksi biasanya muncul 2-5 hari setelah persalinan.

Bayi yang terinfeksi gonore dapat mengalami kondisi seperti pink eye (konjungtivitis), infeksi berat (sepsis), radang sendi (arthritis), infeksi kulit, infeksi pada cairan dan jaringan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis). Kondisi-kondisi tersebut dapat menyebabkan kecacatan atau kebutaan pada bayi.

Penanganan Gonore

Ibu hamil yang terinfeksi gonore atau penyakit menular seksual lainnya pada masa kehamilan harus melakukan tes. Tes ini dilakukan saat kunjungan pemeriksaan kehamilan pertama dan diulang saat trimester akhir kehamilan. Pemeriksaan perlu dilakukan baik pada ibu hamil maupun pasangannya.

Gonore dapat diobati dengan antibiotik yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Pengobatan harus diberikan kepada ibu hamil dan pasangannya. Selain itu, suami istri yang sedang menjalani pengobatan tidak boleh melakukan hubungan seksual sampai pengobatan benar-benar selesai dan dinyatakan sembuh.

Bayi yang lahir dari ibu dengan gonore perlu segera diobati setelah lahir untuk mencegah infeksi. Jika terjadi infeksi pada mata, bayi dapat diobati dengan antibiotik.

Jika Anda sedang hamil, jangan ragu atau malu untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penyakit gonore yang mungkin Anda derita, agar mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang diperlukan. Mengobati gonore sesegera mungkin akan mengurangi komplikasi kesehatan pada bayi.

Baca Juga : Harga Obat Gonore / Kencing Nanah Di Apotik

Rekomendasi Obat Herbal Sipilis / Raja Singa De Nature

Pengobatan Sipilis / Raja Singa Pada Pria sangat mudah dilakukan. Pengobatan umumnya adalah dengan menggunakan antibiotik berupa suntikan penisilin. Selain itu juga terdapat obat alami sipilis Gang jie dan Gho siah dari de Nature indonesia yang dikenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Apakah Penyakit Gonore Bisa Hamil ?  Simak Penjelasanya

Obat sipilis alami gang jie dan gho siah terbuat dari bahan herbal alami yang dikemas secara moderen dalam bentuk kapsul dimana beberapa kandungannya telah teruji dan terbukti cukup ampuh untuk mengobati penyakit kelamin seperti sipilis, gonore dan klamidia.

 Manfaat Giang Jie dan Gho Siah

  • Obat isk Penyakit Sipilis dan kencing nanah De Nature yang berfungsi sebagai antibiotik alami, antibakteri , antivirus, antijamur Obat alami ini terbukti sangat istimewa untuk antibodi tubuh dan terbukti sangat efektif membunuh bakteri penyebab sipilis ataupun penyakit kelamin yang lain. Sepanjang Anda selalu mampu menjaga diri sendiri dan menjaga kesehatan seksual, maka sipilis tidak akan kambuh lagi di masa mendatang.
  • Antifungi yang terdapat di dalam ramuan Obat sipilis gonore Gang Jie dan Gho Siah ini sangat baik dan efektif untuk membersihkan jamur yang tumbuh disebabkan serangan virus penyakit kelamin.
  • Gang Jie dan Gho Siah tidak hanya bermanfaat sebagai obat penyakit sifilis, tetapi juga sangat bermanfaat untuk regerasi dan memperbaiki sel yang rusak akibat sipilis, membantu meningkatkan sistem imunitas, serta membantu mempercepat proses pemulihan kondisi badan akibat sipilis.

Selain dari pada itu, obat alami dari De Nature juga sudah memiliki sejumlah ijin dan sertifikat, yaitu seperti :

  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (Cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar).

Jika tidak diobati, Sipilis bisa menjadi penyakit yang berbahaya dan bisa berujung kepada kematian. Penderita Sipilis yang sedang dalam masa pengobatan harus menghindari hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sudah sembuh total.